Lawan Bali United di Kandang, Tiga Pemain Andalan Borneo FC Bakal Absen

REPUBLIKA NETWORK, SEKITARKALTIM – Pertandingan lanjutan laga pekan ke-14 BRI Super League 2025-2026, akan menampilkan duet maut Borneo FC vs Bali United.
Pertandingan itu akan dihelat di Stadion Segiri, Samarinda pada Ahad (30/11/2025) pukul 16.30 WITA. Namun, tim tuan rumah harus rela kehilangan tiga pemain andalan mereka.
Bukan karena mereka cedera, melainkan Skuad Borneo FC justru kembali berkontribusi di Timnas U-23 dengan menempatkan tiga pemainnya.
Yakni Alfharezi Buffon, Daffa Fasya, dan Rivaldo Pakpahan. Mereka akan bermain untuk SEA Games Thailand 2025, dan bergabung dengan skuad Garuda Muda yang dilatih Indra Sjafri.
"Jadi, bisa dipastikan tiga pemain ini tidak akan memperkuat Borneo FC saat melawan Bali United nanti dan beberapa pekan lainnya," ujar manajer Borneo FC, Dandri Dauri, lewat keterangannya, dinukil Sabtu.
Ia juga menegaskan, klubnya pasti mendukung penuh tiga pemainnya yang saat ini sudah berada di Thailand tersebut. "Tentu, kami dari klub men-support penuh tiga pemain ini,” imbuh Dandri.
Ia berharap tiga pemain andalan klubnya itu bisa memberikan penampilan yang terbaik dan berhasil membawa kembali emas sepak bola SEA Games.
Dengan kontribusi ini, Borneo FC menjadi salah satu klub yang menyumbangkan pemain terbanyak dalam skuad Timnas U-23. Dandri juga menekankan, kontribusi ini menjadi salah satu visi dan misi klub, untuk bisa berperan penuh dalam prestasi sepak bola Indonesia.
"Kami berharap tiga pemain ini bisa memberikan yang terbaik dan membawa nama baik klub dan negara," kata Dandri.
Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, berharap dukungan penuh dari suporter saat timnya menjamu Bali United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, Ahad sore, di Stadion Segiri Samarinda.
Menurut Lefundes, dukungan tribun menjadi faktor pembeda ketika Borneo bermain di kandang. "Sekarang kita ada satu pertandingan lawan Bali. Apa bedanya kita main di sini? Bedanya kita main lawan 11 orang, adapun kita 12 orang," ucapnya.
"Kami sangat apresiasi suporter karena mereka selalu hadir. Kalau kita main di kandang, kita main 12 lawan 11," lanjutnya.
Lefundes berharap Stadion Segiri kembali penuh seperti laga sebelumnya kontra Madura United, di mana dukungan suporter disebut menjadi faktor penting kemenangan Pesut Etam.
"Semoga nanti stadion segiri bisa penuh seperti menghadapi Madura United," ujarnya.
Gelandang Borneo FC, Rivaldo Pakpahan, juga menegaskan dukungan suporter memiliki pengaruh besar dalam permainan tim.
"Itu yang kita butuhkan sebagai pemain. Karena main di kandang, tentu kita butuh dukungan mereka," tuturnya.
Pertandingan melawan Bali United menjadi penting bagi Borneo FC untuk menjaga tren positif dan mempertahankan posisi mereka di papan atas klasemen.
Dukungan penuh dari tribun Stadion Segiri diyakini menjadi energi tambahan untuk melanjutkan performa impresif mereka.
"Selain dukungan dari sesama pemain, suporter menjadi bagian yang membela tim kami. Kami berjanji akan memberikan yang terbaik untuk suporter Borneo FC," ujarnya.
Masih di Puncak
Sampai saat ini, Skuad Pesut Etam masih berdiri di puncak klasemen sementara. Dalam 11 kali pertandingan, Borneo FC tak pernah terkalahkan.
Klub kebanggaan warga Kaltim ini telah mengumpulkan 33 poin, meninggalkan Persija Jakarta 4 poin, yang kini beranjak naik di urutan kedua klasemen.
Persija mendapat tambahan tiga poin setelah mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 2-0. Macan Kemayoran bermain aduhai saat menjamu lawan di Gelora Bung Karno pada Jumat kemarin.
Adapun Bali United FC, berada di urutan ke-12 dengan mengumpulkan 14 poin.
Statistik pertandingan Borneo FC vs Bali United FC, keduanya telah bertemu 20 kali.
Dari catatan pertemuan mereka, Pesut Etam berhasil memenangkan laga sembilan kali, seri enam kali, dan enam pertandingan dimenangkan Bali United FC.
Pertemuan Ahad lusa, akan menjadi pertandingan yang cukup menegangkan.
Taufik Hidayat